Ke-paradox-an

Assalamu'alaikum Buddy!


Sekedar ingin mencurahkan isi hati tapi tak ingin orang lain tahu. Hmm, tak semudah itu Ferguso. Pengen terbuka sama orang tapi ingin tertutup juga (*what?). Berbagai macam imajinasi dan khayalan sudah membludak tapi yang dikeluarkan hanya setitik nila. Ingin perhatian tapi tak mau kalau jadi pusat perhatian. Campurnya bahasa baku dan nggak, bahasa lokal atau bahasa luar. Huft. Apakah yang dimaksud paradox itu kontradiksi satu sama lain atau istilahnya mix ataukah pertengahan suatu hal? Well, idk. search engine udah bisa ngebantu si definisinya apa. Jadi Buddy, sebetulnya intinya manusia itu unik. Setiap orang berbeda. Gak masalah kamu menjadi diri kamu yang seperti apapun. Mau kamu jadi orang yang paradox kek, jadi yang idealiskah, atau jadi yang share everything you had, kamu adalah versi terbaik dari diri kamu sendiri. Tapi tapii karena setiap manusia itu unik, kalo menghargai orang lain itu menurut aku udah suatu hal yang Masyaallah banget. So, poin yang bisa diambil ialah tetap kata-kata populer di dunia yaitu 'Love Yourself' dan hargailah orang lain wkwkw..


Hmm.. ngapain ini teh nulis naon cenah😄


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fantasy, Mediator, and Paradox

Karangan Bahasan Bahasa Sunda

Terbiasa